Langkah Merekah Pendidikan Vokasi: Tokoh di Balik Berdirinya SMK Entrepreneur Alam Darussalam
Langkah Merekah Pendidikan Vokasi: Tokoh di Balik Berdirinya SMK Entrepreneur Alam Darussalam
Di balik keberhasilan pendirian sekolah kejuruan berkonsep inovatif ini, ada dua sosok penting yang menjadi pilar utamanya. Beliau adalah Bapak Abdul Qodir dan Bapak Khairul Anam, dua tokoh yang memiliki komitmen kuat dalam memajukan dunia pendidikan di wilayah Musi Rawas. Lewat gagasan dan perjuangan gigih kedua pendiri ini, SMK Entrepreneur Alam Darussalam resmi berdiri untuk melayani masyarakat.
Gagasan pendirian sekolah ini diawali dari keprihatinan Bapak Abdul Qodir dan Bapak Khairul Anam melihat tantangan dunia kerja yang semakin ketat. Banyak lulusan sekolah menengah yang kesulitan mendapatkan pekerjaan karena minimnya keterampilan praktis dan jiwa kemandirian. Hal inilah yang memicu tekad bulat kedua tokoh tersebut untuk mendirikan sebuah SMK yang berbeda dari sekolah pada umumnya.
Bapak Abdul Qodir menekankan pentingnya pembentukan karakter dan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) sejak dini. Menurut beliau, mencetak lulusan yang hanya siap menjadi pencari kerja (job seeker) tidak lagi cukup di era modern saat ini. Para siswa harus didorong dan dibekali keberanian serta keterampilan untuk menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) yang mandiri.
Sementara itu, Bapak Khairul Anam berfokus pada pentingnya penguasaan teknologi mutakhir dan keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan industri. Beliau meyakini bahwa anak-anak di daerah seperti Megang Sakti memiliki potensi besar yang luar biasa jika diberikan fasilitas laboratorium dan metode pembelajaran praktis yang memadai. Syarat utamanya adalah akses pendidikan berstandar tinggi yang mudah dijangkau.
Sinergi pemikiran antara Bapak Abdul Qodir dan Bapak Khairul Anam tersebut akhirnya diwujudkan dalam tiga program keahlian unggulan di SMK Entrepreneur Alam Darussalam. Tiga jurusan strategis yang dibuka untuk menjawab kebutuhan pasar saat ini adalah Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), serta Teknik Otomotif.
Di jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), para siswa diajarkan kemampuan pemrograman, pembuatan aplikasi, hingga pengembangan produk digital. Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) fokus melatih keahlian siswa dalam mengelola infrastruktur jaringan, konfigurasi server, serta sistem keamanan IT. Sedangkan jurusan Teknik Otomotif menggembleng siswa agar terampil dalam perawatan mesin kendaraan serta manajemen kelola bisnis bengkel secara profesional.
Tidak hanya mengandalkan materi keahlian teknis (hard skills), kedua pendiri juga merancang konsep sekolah yang terintegrasi dengan alam dan penanaman nilai-nilai karakter mulia. Nama "Alam Darussalam" dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sebagai fondasi agar lingkungan sekitar dijadikan laboratorium belajar terbuka yang melatih kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian lingkungan.
Sejak awal berdiri di Desa Megang Sakti V, sekolah ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, tokoh agama, serta perangkat pemerintah setempat. Kehadiran SMK Entrepreneur Alam Darussalam dinilai menjadi solusi nyata dalam menekan angka pengangguran terdidik dan menggerakkan potensi ekonomi lokal melalui karya-karya inovatif para siswanya.
Kini, dedikasi Bapak Abdul Qodir dan Bapak Khairul Anam mulai membuahkan hasil nyata seiring berjalannya proses kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Semangat pantang menyerah kedua pendiri ini menjadi inspirasi utama bagi para guru dan siswa untuk terus berinovasi, membuktikan bahwa sekolah di daerah mampu mencetak generasi unggul, berakhlak karimah, dan siap bersaing di tingkat nasional.
